Pelangi pelangi kedua adalah keindahan

Thursday, February 02, 2006

3. Atmosfer Sebagai Pelindung

Apa jadinya kalau Bumi ini tidak memiliki atmosfer? Bisa dipastikan tidak akan ada kehidupan di planet ini. Sebagaimana di planet-planet lain yang tidak memilikinya. Atmosfer memiliki manfaat yang sangat banyak buat kehidupan kita.

Yang pertama, atmosfer menyediakan udara buat makhluk hidup di dalamnya. Manusia membutuhkan oksigen untuk melangsungkan kehidupannya. Oksigen itu terdapat di atmosfer kita sebesar 23 %. Yang terbanyak adalah gas Nitrogen, sekitar 76 %. Dan sisanya adalah gas-gas lain sebesar 1 %.

Sudah pasti manusia tanpa oksigen tidak bisa hidup. Tetapi, kenapa di dalam atmosfer kita cuma terkandung 23%? Kenapa tidak lebih banyak lagi, misalnya yang 76% itu bukan Nitrogen, melainkan Oksigen. Sebaliknya, Nitrogennya cukup 23 % saja.

Ternyata, komposisi gas-gas dalam atmosfer kita itu sudah didesain oleh Allah dengan ukuran yang ideal bagi berlangsungnya kehidupan. Kalau seandainya komposisi Oksigen dan Nitrogen terbalik, maka yang terjadi bukanlah berkah, melainkan bencana. Kenapa bisa begitu? Bukankah Oksigen diperlukan oleh manusia?

Ya, memang tetapi kalau kebanyakan justru menyebabkan kehancuran lingkungan kita. Jika jumlah oksigen di dalam atmosfer terlalu besar, maka udara di sekitar kita akan menjadi sangat reaktif. Bahkan terlalu reaktif.

Sebagai contoh, adalah proses korosi alias karatan. Besi atau logam pada umumnya, mengalami korosi akibat bereaksi dengan oksigen. Reaksinya disebut sebagai reaksi oksidasi. Jika kandungan oksigen meningkat, maka kecepatan korosi logam-logam di sekitar kita juga akan meningkat. Seperti besi yang direndam di dalam air.Atau bahkan lebih cepat lagi.

Sehingga, dalam komposisi oksigen yang berlebihan sebagian besar logam logam di sekitar kita akan mengalami kehancuran yang sangat dramatis. Semua logam itu akan hancur'dimakan korosi. Bahkan bukan hanya logam, berbagai reaksi oksidasi terhadap makanan, minuman, bahkan bebatuan akan terjadi secara besar besaran. Maka, sungguh bukan berkah yang kita peroleh, melainkan bencana. Allah selalu menjaga agar kadar oksigen di dalam atmosfer kita tidak melampaui batas.

Sebaliknya, jika kandungan oksigen di dalam atmosfer kita terlalu sedikit, juga akan menimbulkan bencana. Manusia akan sulit bernafas, dan berbagai reaksi oksidasi yang sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup kita juga akan terhambat. Itu kalau kita berbicara tentang komposisi atmosfer. Padahal bukan hanya itu yang mengagumkan dari desain udara yang meliputi Bumi itu.

Allah mengatakan di dalam firmanNya, bahwa atmosfer juga berfungsi. sebagai pelindung. Melindungi terhadap apa? Terhadap bahaya-bahaya yang datang dari angkasa luar. Misalnya, batu-batu meteor yang jatuh ke Bumi atau juga sinar-sinar yang membahayakan kehidupan manusia.

Setiap saat, selalu ada saja batu-batu angkasa yang jatuh ke arah Bumi. Memang, di angkasa luar sana banyak sekali batu berseliweran. Terutama yang berukuran kecil dan sedang, yang sering 'menyerang' planet Bumi, dan juga planet-planet lain. Bahkan Bulan juga termasuk yang sering dibombardir oleh batu-batu angkasa itu.

Di berbagai planet yang tidak punya atmosfer, termasuk satelit Bumi, yaitu Bulan, batu-batu yang berjatuhan itu bisa sampai ke permukaan tanahnya. Kalau hal itu terjadi di Bumi tentu sangat membahayakan. Setiap saat kepala kita bisa terancam oleh berbagai ukuran batu angkasa.

Untunglah kita punya atmosfer yang melindungi Bumi. Atmosfer telah menyelamatkan kita dari ancaman itu. Setiap ada batu yang datang ke arah Bumi, mereka pasti akan dihadang oleh atmosfer. Untung juga, Bumi kita berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi, sehingga atmosfernya juga ikut berputar. Perputaran ini temyata memunculkan mekanisme yang sangat hebat untuk menghancurkan berbagai batu angkasa yang menyerang Bumi.

Setiap ada batu yang jatuh ke Bumi, akan mengalami gesekan yang keras, sehingga bebatuan itu terbakar. Dan karena ketinggian atmosfer itu mencapai sekitar 1000 km, maka batu yang terbakar itu seringkali tidak sempat menyentuh tanah. Mereka sudah habis terbakar menjadi abu ketika masih di angkasa Bumi. Maka, selamatlah kita. Kecuali, batu yang jatuh ke Bumi itu berukuran raksasa. Misalnya, berdiameter 1 km. Tentu akan membawa masalah yang serius terhadap kehidupan manusia di Bumi.

Perlindungan atmosfer kepada kita bukan hanya terhadap serangan bebatuan angkasa, melainkan juga terhadap berbagai sinar yang membahayakan. Misalnya sinar ultraviolet, dan berbagai radiasi kosmis.

Dalam QS. Al Baqarah (2): 29, setelah menciptakan Bumi, Allah mengarah ke langit. Lantas diciptakanlah langit (atmosfer) dengan bertingkat tingkat sebanyak 7 lapis
.
Dalam pemahaman ilmu pengetahuan modern memang atmosfer kita diketahui memiliki 7 lapisan, yaitu Troposfer, Stratosfer, Ozonosfer, Mesosfer, lonosfer, dan Eksosfer.

Setiap lapis langit memiliki fungsi yang berbeda. Semuanya untuk kepentingan kehidupan manusia di muka Bumi. Bagian yang paling bawah, Troposfer misalnya, memiliki fungsi untuk menjaga kestabilan hidup manusia di permukaan Bumi.

Diantaranya adalah mengandung kadar oksigen untuk mencukupi kebutuhan bernafas. Juga untuk menjaga kestabilan kelembaban udara dan temperatur ideal. Lapisan ini memiliki komposisi paling besar dari jumlah udara yang terkandung di dalam atmosfer, yaitu 90 %. Angin, hujan, salju dan berbagai parameter cuaca hanya terjadi di lapisan ini.

Secara umum, Troposfer berperan sangat besar untuk keberlangsungan iklim dan cuaca di Bumi. Jika lapisan ini kacau, maka iklim dan cuaca juga akan kacau.
QS. Fushilat (41) : 12

“Maka Dia menjadikan tujuh langit dalam dua hari, dan Dia mewahyukan kepada tiap-tiap langit urusannya ...”

Di antara lapisan-lapisan itu, bagian yang paling luar berfungsi untuk melindungi Bumi dari bahaya angkasa luar. Hal ini juga difirmankan Allah.

QS. Al Baqarah (2) : 22
“Dialah yang menjadikan Bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap ...”

QS. Al Anbiyaa': 32
“Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.”

Makhluk Kedua : Jin

Jin adalah makhluk Allah yang diciptakan sesudah malaikat. Jika malaikat berbadan cahaya, maka badan Jin dibuat Allah dari nyala api yang sangat panas, lantas ditiupkan RuhNya.

QS. Al Hijr (15) : 27
“Dan jin Kami ciptakan sebelum (Adam) darid api yang sangat panas”

(Jika ingin memahami kehidupan jin lebih jauh bacalah Surat Jin (72) : 1 - 28. Di sana Allah menggambarkan tentang kehidupan masyarakat jin.)

Dengan kata lain, badan jin terbuat dari gelombang panas. la.memiliki kualitas dan tingkat energi yang lebih rendah dibandingkan malaikat. Badan malaikat sangat ringan, sehingga bisa melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi, tetapi jin memiliki badan yang lebih berat dan lebih lamban.

Namun karena dia berbadan gelombang panas., maka tetap memiliki berbagai kelebihan. Di antaranya, dia bisa merambat di berbagai jenis benda. Atau juga bisa melentur menembus benda. Jin memiliki kecepatan yang 10 kali kecepatan manusia, tetapi jauh di bawah kecepatan malaikat.

Dan yang paling membedakan antara jin dan malaikat adalah dimensinya. Malaikat adalah makhluk berdimensi 9 yang hidup di langit ke tujuh, sedangkan jin adalah makhluk berdimensi 4 yang hidup di langit kedua. Malaikat bisa masuk menjelajah alam jin, tetapi sebaliknya jin tidak bisa memasuki dunia malaikat. Karena itu, Al Qur'an menggambarkan, kadang kadang jin mencoba mengintip dan mencuri dengar informasi dari alam malaikat, sebagaimana ayat berikut ini.

QS Ash Shaaffaat (37) : 10
akan tetapi barangsiapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan); maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang.

Berbeda dengan malaikat yang selalu taat, jin diciptakan untuk bisa membangkang terhadap perintah Allah. Mereka adalah makhluk yang nantinya akan dimintai pertanggungjawaban sebagai hamba Allah. Maka jin ada yang jahat dan ada yang baik. Ada yang kafir dan ada salih. Ada yang masuk Surga dan ada yang masuk Neraka. Jin yang jahat disebut setan. Dan kakek buyut dari setan adalah Iblis.

QS Al Kahfi (18) : 50
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam”, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka Jin mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Allah) bagi orang-orang yang zalim.

Bangsa jin diciptakan lebih dulu dibandingkan manusia. Ada yang mengatakan sekitar 5.000 tahun sebelum manusia. Karena itu, ketika manusia diciptakan oleh Allah, bangsa Jin sudah demikian maju dalam peradabannya. Mereka memang memiliki peradaban seperti manusia. Mereka hidup bersosial politik., Mereka juga hidup berkeluarga. Mereka pun memilki agama-agama. Dan seterusnya.

Maka, ketika manusia pertama diciptakan oleh Allah, banyak kalangan di bangsa jin yang cemburu. Di antaranya yang paling vokal adalah Iblis. Dia menentang kehendak Allah, hanya dikarenakan cembuni kepada Adam yang dipilih sebagai khalifah di muka Bumi.

Iblis merasa dirinya lebih hebat dibandingkan Adam. Dia lebih dulu diciptakan. Dia juga bisa melihat manusia. dari alam yang tidak bisa dilihat manusia. Mereka juga diciptakan dari gelombang panas yang memiliki berbagai kelebihan dibandingkan badan manusia yang terbuat dari unsur-unsur tanah.

Pokoknya, Iblis merasa lebih super dibandingkan manusia, kenapa dia disuruh untuk tunduk kepada manusia. Dia memberontak. Maka sejak itulah lblis memilih peran antagonis terhadap manusia. lblis lantas memiliki berbagai keturunan dan pengikut setia yang disebut golongan setan. Pekerjaannya mengganggu manusia. agar tidak patuh kepada Allah. Agar mereka kafir terhadap Allah, sebagaimana lblis dan pengikut-pengikutnya

Maka Allah mengingatkan kepada manusia agar berhati-hati kepada Iblis dan pengikutnya. Dan agar manusia selalu berserah diri kepada Allah sepenuh ikhlas, supaya tidak bisa diganggu oleh setan.

QS. Al Hijr (15) : 39 - 40

"Iblis berkata: ‘Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (Perbuatan ma'siat) di muka Bumi, dan pasti aku akan menyesatkan Mereka semuanya."
“kecuali hamba-hamba.Engkau yang mukhlis di antara mereka.”

Kecemburuan bangsa jin, khususnya setan semakin menjadi-jadi karena anak turun Adam dipilih sebagai khalifah di muka Bumi. Buktinya, Allah menunjuk para rasul dari bangsa manusia. Tidak pernah ada rasul dan nabi dari bangsa Jin. Justru bangsa jin harus belajar kepada bangsa manusia, dalam hal agama.

QS. Al jin (72) : 19
“Dan bahwasannya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah Nya (mengerjakan ibadat), hampir saja jin jin itu desak mendesak mengerumuninya.”

Tapi, dari segi fitrahnya memang tidak logis, kalau bangsa jin yang dijadikan rasul, dan kemudian manusia harus belajar ke bangsa jin. Bagaimana itu bisa dilakukan? Bukankah manusia tidak bisa melihat jin ? Tentu, dari sisi ini saja, sudah logislah kalau jin yang 'ngalah' belajar kepada manusia. Toh,"kemuliaan di sisi Allah tidak ditentukan oleh kelebihan yang bersifat fisik, melainkan oleh ketakwaan dan ketaatannya kepada Allah. Sehingga, boleh jadi jin jauh lebih mulia daripada manusia, jika manusianya jahat, sedangkan jinnya saleh. Sebaliknya, manusia lebih mulia. daripada jin, jika manusianya saleh dan jinnya jahat.

Namun sebagai makhluk yang diberi kebebasan untuk memilih, Iblis yang juga jin itu, memilih peran antagonis. Ya, begitulah rupanya yang harus terjadi. Kalau tidak demikian, kehidupan ini barangkali menjadi 'tidak seru'.

Namun secara umum Allah menugasi jin untuk beribadah kepada Allah, sebagaimana Dia firmankan berikut.
QS Adz Dzariyat (51) : 56
"dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah."

Dan Ailah 'mengancam' mereka yang kafir dengan Neraka.
QS. Al Hijr (15) : 43
"Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut pengikut syaitan) semuanya.

Monday, January 02, 2006

Selamat Hari Raya Qurban

Mbeekkk...
selamat hari raya qurban
.......................
sms hari ini
.......................
Selamat anda memenangkan kategori
Berbadan sehat, bergigi putih,
berumur, berumur pantas,
salam dari kami PANITIA QURBAN
.......................

sialan yang buat!

Untukmu pelangi-pelangi ku

Untuk kelangiku

hari ini aku senang sekali
karna ..
hari ini adalah hari peluncuran blog baru
yang aku buat untuk dirimu
palangikedua.blogspot.com

untuk mu...